Senin, 04 Maret 2013

Pondasi Telapak Gabungan dan Kantileve



a. Pondasi Telapak Gabungan
Perencanaan konvensional sebuah pondasi telapak gabungan untuk persegi panjang terdiri dari penentuan tempat titik pusat daerah ;pondasi terletak lalu panjang dan lebar dapat dicari. Dengan dimensi-dimensi ini, maka telapak tersebut diperlakukan sebagai sebuah balok yang ditopang oleh dua atau lebih kolom dan diagram-diagram geser dan momen dapat digambarkan.
   Beban-beban kolom diketahui dan kita menganggap sebuah pondasi telapak kaku sehingga tekanan tanah dihasilkan q = ╬úP / A
B =                ; r = 
B1 =  (  – 1)
B2 =  – B1
A =

b. Pondasi Kantilever
Ada tiga pertibangan dasar untuk perencanaan pondasi telapak kantilever (sengkang) :
1.  Sengkang harus kaku, Itelapak> 2, kekakuan ini perlu untuk menghindari rotasi pondasi telapak sebelah luar.
2.  Pondasi telapak harus dibandingkan untuk tekanan-tekanan tanah yang kira-kira sama dan mengabaikan perbedaan-perbedaan besar didalam B untuk mereduksi peurunan yang berbeda.
3.  Sengkang tidak boleh bersentuhan dengan tanah agar tidak ada reaksi tanah yang memodifikan anggapan-anggapan perancangan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar